Friday, October 15, 2010

Laporan Praktikum Biologi (Golongan Darah)

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI UMUM
Topik : Pengamatan golongan darah

A. Tujuan
Untuk mengetahui Jenis Golongan darah yang dimiliki oleh seseorang

B. Kajian Teori

Golongan darah adalah ciri khusus darah dari suatu individu karena adanya perbedaan jenis karbohidrat dan protein pada permukaan membran sel darah merah. Dua jenis penggolongan darah yang paling penting adalah penggolongan ABO dan Rhesus (faktor Rh).

Golongan darah manusia ditentukan berdasarkan jenis antigen dan antibodi yang terkandung dalam darahnya, sebagai berikut: Individu dengan golongan darah A memiliki sel darah merah dengan antigen A di permukaan membran selnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen B dalam serum darahnya. Sehingga, orang dengan golongan darah A-negatif hanya dapat menerima darah dari orang dengan golongan darah A-negatif atau O-negatif.

Individu dengan golongan darah B memiliki antigen B pada permukaan sel darah merahnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen A dalam serum darahnya. Sehingga, orang dengan golongan darah B-negatif hanya dapat menerima darah dari orang dengan dolongan darah B-negatif atau O-negatif.

Individu dengan golongan darah AB memiliki sel darah merah dengan antigen A dan B serta tidak menghasilkan antibodi terhadap antigen A maupun B. Sehingga, orang dengan golongan darah AB-positif dapat menerima darah dari orang dengan golongan darah ABO apapun dan disebut resipien universal. Namun, orang dengan golongan darah AB-positif tidak dapat mendonorkan darah kecuali pada sesama AB-positif. Individu dengan golongan darah O memiliki sel darah tanpa antigen, tapi memproduksi antibodi terhadap antigen A dan B. Sehingga, orang dengan golongan darah O-negatif dapat mendonorkan darahnya kepada orang dengan golongan darah ABO apapun dan disebut donor universal. Namun, orang dengan golongan darah O-negatif hanya dapat menerima darah dari sesama O-negatif.

C. Alat dan Bahan
1. Kartu Golongan Darah
2. Serum A
3. Serum B
4. Jarum Steril
5. Kapas
6. Alkohol

D. Cara Kerja :.
Cara/langkah kerja :
Uji amilum

E. Hasil Pengamatan
Yang di coba pada kelompok kami yaitu darah nurul dan amirah.
Sampel darah Serum A Serum B Serum AB
Amirah menggumpal Tidak menggumpal menggumpal
Nurul Tidak menggumpal Tidak menggumpal Tidak menggumpal


F. Analisa
Sampel 1 Amirah
Darah yang ditetesi dengan serum A, terjadi aglutinasi. Darah yang ditetesi dengan serum B, tidak mengalami proses aglutinasi. Darah yang ditetesi dengan gabungan serum A dan B mengalami proses Aglutinasi. Maka, darah yang dimiliki dia bergolongan darah A.
Sampel 2 Nurul
Darah yang ditetesi dengan serum A, tidak terjadi aglutinasi. Darah yang ditetesi dengan serum B, tidak mengalami proses aglutinasi. Darah yang ditetesi dengan gabungan serum A dan B tidak mengalami proses Aglutinasi. Maka, darah yang dimiliki dia bergolongan darah O. Karena Golongan darah O dapat menerima dari golongan darah A, B, AB, maupun O , sehingga tak ada yang menggumpal

G. Kesimpulan
• Di beri Serum A menggumpal, serum B menggumpal, serum AB menggumpal, berarti ia bergolongan darah AB.
• di beri Serum A tidak menggumpal, serum B tidak menggumpal, serum AB tidak menggumpal, berarti ia bergolongan darah O.
• di beri Serum A menggumpal, serum B tidak menggumpal, serum AB menggumpal, berarti ia bergolongan darah A.
• di beri Serum A tidak menggumpal, serum B menggumpal, serum AB menggumpal, berarti ia bergolongan darah B.

0 comments:

Post a Comment