Memimpin Kota

Live Sketch: Jalanan Ibukota diantara Jalan Igusti Ngurahrai

Inilah Jakarta
Sekarang bukanlah lagi Oud Batavia
Ialah Jakarta, semua tak nampak sama
saling berlomba mengisi celah

Kota menjadi pusat yang ditengok media
Ibukota, bukan sekadar soal bangunan
Bukan juga soal jalanan
Namun soal tangisan di balik kolong jembatan

Hunian vertikal mencoba jadi senjata
Sementara pulau diam-diam melebar tak merata
lalu kasus ramai oleh sorotan mata
Katanya, Ibukota ini topangan bangsa
tapi Kota ini rapuh bagai mainan negara

Suhu disini 32 derajat Celcius
Panas secara angka
semakin panas oleh sandiwara
Panggung yang dihiasi tiga pasangan Ibukota

Jawaban ada pada penduduk kota
Masa depan digenggam oleh Suara
pemimpin yang dipilih adalah tanggung jawab kita
Maka kitalah bagian dalam memimpin Kota


Malaka Sari, Jakarta, 8/2/2017


Live Sketch 2017. Senayan




2 komentar:

  1. Keren. Habis nyoblos ke luar negeri lagi ya Dew. Hehe. Dikit koreksi ya, sekedar itu bakunya sekadar. Dibalik sama disini itu dipisah karena menyatakan tempat, di sini, di balik. 😊😊😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. waahh mangstepp sensei.. makasih reviewnya bang galih, segera saya revisi
      Makasih udh blogwalking juga

      Hapus

Copyright © 2013 Re-Write and Re-Sketch