Kuantitas Tempat Sampah untuk Setiap Area

Bumi sebagai planet hijau biru yang dipenuhi dengan kehidupan adalah planet yang harus kita jaga. Menjaga nya terkait dengan menjaga lingkungan. Menjaga lingkungan itu sendiri terkait dengan kebersihan. Bisa dilihat dengan bersih nya lingkungan, maka kerusakan dapat dicegah. Bersih atau tidak nya lingkungan bisa kita lihat dari ada tidak nya sampah yang bertebaran. Sampah bertebaran itu bisa terdiri dari sampah organik dan nonorganik. Sampah nonorganik jelas bisa merusak lingkungan dan menyebabkan bencana seperti banjir. Sampah organikpun juga merupakan masalah. Sampah organik yang tidak di olah dengan benar ikut berperandalam terjadinya pemanasan global dan penyakit seperti diare,kolera , tipus dan lain lain. Beberapa teknik untuk mengolah sampah yaitu anatara lain mengubur sampah, mendaur ulang sampah, mengolah dalam incinerator dan yang lain. Tentunya solusi untuk masalah dimana sampah harus dibuang dan ditaruh adalah di tempat sampah. Hanya saja masalah yang kita temukan saat ini adalah kurangnya tempat sampah yanga ada di setiap tempat. Bayangkan saja, untuk tempat sampah di kota-kota padat hanya bisa ditemukan dalam radius yang cukup jauh, sehingga terkadang orang membuang sampah sembarangan. Inilah hal yang seharusnya diperhatikan. Tempat sampah sebagai wadah penampung tersebut seharusnya bisa tersedia setiap kurang lebih 5-8 m. Bukan ukuran yang diperlukan, tetapi Kuantitas lah yang diperlukan untuk membangkitkan kesadaran membuang sampah pada tempatnya. Dengan begitu, orang akan jarang sekali terlihat membuang sampah sembarang karena orang pun sudah dengan mudah melihat tempat sampah di dekat mereka. Kemudian pemerintah juga perlu mempertegas Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah di setiap lokasi. Dengan begitu, kebersihan yang selalu menjadi bagian dalam hidup manusia juga bisa tercermin ke planet bumi yang hijau ini.


16 Oktober 2011
Annisa Dewanti Putri

0 comments:

Copyright © 2013 Re-Write and Re-Sketch