Ayo hadapi Kejenuhan

sebenarnya saya mau cerita. Dalam melakukan sesuatu sering kali kita merasa bosan dan hilang hasrat untuk melakukan nya lagi. Sebut saja itu jenuh. Sebenarnya kenapa kita bisa jenuh, apakah ada manusia yang sama sekali tidak pernah jenuh. Ya bisa dibilang mungkin ada. Tetapi sebenarnya yang menciptakan kejenuhan hidup itu sebenarnya kita sendiri. Coba lihat, kita bisa jenuh karena kita melakukan hal tersebut berulang-ulang tanpa merasakan perbedaan yang nampak, lama kelamaan kita bisa merasa jenuh. Nah jenuh ini sebenarnya mungkin bisa kita hadapi dan hilangkan.

nah,Ada salah 1 cara yang menantang dan bisa menghilangkan kejenuhan hidup yang kita alami, menantang,tapi kalau berhasil mungkin semangat hidup akan terus menempel. Apa itu, LAKUKAN HAL POSITIF YANG BERBEDA DARI SEBELUMNYA. Apa itu, mungkin begini contoh sederhananya, pada saat-saat biasa, kamu belajar di tempat sunyi, mudah merasa jenuh. Belajar dengan kondisi sepi, sekarang cobalah belajar sambil mendengarkan musik. Itu seperti kata beberapa ahli bahwa musik klasik bisa membantu merangsang otak, hal tersebut juga bisa membuat kita tidak mudah jenuh. Itu mungkin hal sederhana dari cara menghadapi kejenuhan.

Kegiatan lain yang mungkin saya pernah dengar dari seorang dosen adalah dengan mencari sebuah tantangan atau mungkin saya sebut lomba atau forum atau diskusi atau submit, nah di sini bisa dapat banyak inspirasi untuk ngebangkitin semangat kita biar tidak mudah jenuh. Kenapa, manusia adalah makhluk ZOON POLITICON, makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Nah, dengan berinteraksi memberikan hubungan timbal balik antar manusia menambah tantangan hidup kita semua. Di sini manusia bisa saling menyemangati satu sama yang lain.

Mungkin terkadang orang merasa ini adalah bagian dari kejenuhan tapi kembali lagi, THINK POSITIVE OK, positif itu semangat negatif itu kejenuhan.
Jadi inti dari "DEKATI SEMANGAT ,JAUHI KEJENUHAN" adalah dengan POSITIVE THINKING teman-teman. Teruslah Berpikir positif maka semangatmu takkan pernah putus. :D

0 comments:

Postingan berikut

Saya sudah menyiapkan beberapa bahan tulisan yang akan saya posting minggu berikutnya :D
semoga bisa bermanfaat untuk rekan-rekan pembaca sekalian , :D

0 comments:

Answer for IYF

These are my short answer in IYF 2011
What do you expect from this forum? (Max. 200 words)


By participating this forum, we can pour our ideas to build our country and our world. My main priority is in the field of environmental protection, because as we know, Indonesia has many nature source that must be protected. Unfortunately, Indonesia environmental degradation and global warming has increased. From 1997 to 2000, indonesia lost about 3.5 million hectares per him. If we stay still and don’t do something, the damage could spread . My hope in joining this forum is to improve my knowledge in helping to take action to build the country in an effort to conserve the environment. Doing some Actions that can fully preserve the environment by using many ways in many fields. In this activity, I also hope that I can gather with the other people from different countries in terms of development of the MDG's. We could learn some different ways to succeed the MDGs program by working and discussing together with people from different regions.




Please describe your organization/Institution’s concerns (eg. Cultural preservation, youth development, students organization, etc. Max.200 words)


What I concern is about Cultural preservation. In fact that we could see many problems about cultural heritage. This is a problem that could turn some of countries conflicts. Some of them could be involved in this problem. What ecxactly we as youth could avoid this problem by implementing each of our cultural belongings to the next generations. So that there wo’nt be any misscomunications and missbelongings in cultural belongings. If each country has their own way to preserve their cultural belongings, than each of them could preserve their culture. Cultural preservations is a very important thing, this is one of the state properties beside the nature source that stand in their country. A world organization of Cultural preservation should be established, this helps us to know the different cultural belongings of each country.

0 comments:

Kuantitas Tempat Sampah untuk Setiap Area

Bumi sebagai planet hijau biru yang dipenuhi dengan kehidupan adalah planet yang harus kita jaga. Menjaga nya terkait dengan menjaga lingkungan. Menjaga lingkungan itu sendiri terkait dengan kebersihan. Bisa dilihat dengan bersih nya lingkungan, maka kerusakan dapat dicegah. Bersih atau tidak nya lingkungan bisa kita lihat dari ada tidak nya sampah yang bertebaran. Sampah bertebaran itu bisa terdiri dari sampah organik dan nonorganik. Sampah nonorganik jelas bisa merusak lingkungan dan menyebabkan bencana seperti banjir. Sampah organikpun juga merupakan masalah. Sampah organik yang tidak di olah dengan benar ikut berperandalam terjadinya pemanasan global dan penyakit seperti diare,kolera , tipus dan lain lain. Beberapa teknik untuk mengolah sampah yaitu anatara lain mengubur sampah, mendaur ulang sampah, mengolah dalam incinerator dan yang lain. Tentunya solusi untuk masalah dimana sampah harus dibuang dan ditaruh adalah di tempat sampah. Hanya saja masalah yang kita temukan saat ini adalah kurangnya tempat sampah yanga ada di setiap tempat. Bayangkan saja, untuk tempat sampah di kota-kota padat hanya bisa ditemukan dalam radius yang cukup jauh, sehingga terkadang orang membuang sampah sembarangan. Inilah hal yang seharusnya diperhatikan. Tempat sampah sebagai wadah penampung tersebut seharusnya bisa tersedia setiap kurang lebih 5-8 m. Bukan ukuran yang diperlukan, tetapi Kuantitas lah yang diperlukan untuk membangkitkan kesadaran membuang sampah pada tempatnya. Dengan begitu, orang akan jarang sekali terlihat membuang sampah sembarang karena orang pun sudah dengan mudah melihat tempat sampah di dekat mereka. Kemudian pemerintah juga perlu mempertegas Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah di setiap lokasi. Dengan begitu, kebersihan yang selalu menjadi bagian dalam hidup manusia juga bisa tercermin ke planet bumi yang hijau ini.


16 Oktober 2011
Annisa Dewanti Putri

0 comments:

Copyright © 2013 Re-Write and Re-Sketch