Saturday, February 12, 2022

Berkecimpung di Dunia Riset

All about Research. Oleh Penulis, 2022

2022. New Year. New World. Bertepatan sekali, suatu kebetulan atau tidak sama sekali. Alhamdulillah. Sebuah kata ucap syukur yang patutnya banyak dilayangkan orang yang telah melewati mas pandemic sampai pada batas waktu yang tidak diperkirakan. Sampai sekarang, setiap orang perjuangannya masing-masing, ada yang berjuang dengan penyakitnya, adapula yang berjuang dengan ekonominya.

Semua punya kisah masing-masing. Bagiku, saat ini bertepatan dengan hari dimana aku pindah pekerjaan. Dari seorang engineer beralih menjadi seorang researcher/peneliti.  Wallahualam tapi raga ini perlu banyak bersyukur karena Allah secara tidak langsung sudah banyak memenuhi wish list karir dan studi ku yang entah tertulis secara angan-angan semata. Mulai dari bisa ikutan lomba ke luar negeri dibiayai, melanjutkan sekolah di Luar Negeri, mendapatkan Juara di beberapa bidang kompetisi, menerbitkan buku, bekerja di salah satu perusahaan luar negeri, hingga menjadi seorang dosen/peneliti.

Kali ini, wishlist menjadi seorang peneliti diwudujkan lewat salah satu Badan Usaha Milik Negara yang turut serta dalam banyak proyek pembangunan Negara. Kemudian, yang mana tidak kusangka kesempatannya datang dari seorang teman kuliahku yang sempat berjuang bersama dalam mendapatkan dana untuk ikut konferensi di Jepang. Dari dia, aku juga banyak belajar soal arena jalur ini.

Bukan Cuma Hasil, tapi Hasil dan Proses

Banyak yang menanyakan apa ujung dari ini semua. Apa hasil dari yang didapatkan, apa yang bisa dihasilkan? Dan apapun itu yang berkaitan dengan hasil akhir. SUatu hasil layaknya akan bernilai ketika balik tanpa terkadang mengabaikan dibalik layer dan hasil prosesnya. Dalam peneilitian, jika hanya focus kepada hasil, makan rasanya akan terlihat mengkhianati sebuah proses. Dari riset kita bisa belajar bahawa penelitian tidak hanya mengindahkan sebuah hasil, tapi proses juga amatlah penting.

Yang jelas, memang nampaknya tantangan jangka Panjangnya memang berat, karena saat kita bicara soal riset atau peneitian, tentunya prosesnya tidak singkat dan butuh waktu. Tidak instan, samar dan memang membutuhkan tekad mental. Orang-orang bisa saja menganggap sepele, karena biasanya nilai terbesar terdapat pada hasil dibandingkan proses. Sementara di bidang riset ini kita harus focus ke dalam hasil maupun proses.

Bayangkan, ketika kita bicara proses yang singkat untuk menghasilkan yang besar. Dalam riset, banyak tahapan yang harus dilalui dari perencanaan, proses uji, desain, dll hingga berujung pada hasil penelitian. Hal ini pun tidak sampai disini, jika peneitian sesuai dengan hipotesa atau dugaan awal, barangkali bisa dibilang berhasil, namun jika tidak, makan proses re dan search pun dimulai lagi. Re dan Search, yaitu proses mencari dan mencari lagi hingga menemukan jawaban atau penyebab dari suatu isu atau masalah yang dibahas.

Itulah kenapa, sebuah penelitian memerlukan waktu dengan target jangka Panjang. Karena, jangka pendek hanya berorientasi pada Sebagian kecil pemecahan masalah tanpa menilik lebih jauh pembahasan terhadap isu atau inovasi tersebut. Maka, tak heran ketika orang-orang mengerjakan skripsi, thesis atau bahkan disertasi harus diiringi dengan kesabaran berujung revisi dan pengujian ulang. Hal ini menjadi biasa karena segala proses memiliki nilai dan pembelajaran yang berarti dan berguna tanpa kita sadari.

Percayalah, Research dan inovasi adalah sesuatu yang akan berguna dalam jangka Panjang untuk menjaga jangka pendek, masa ini, dan masa depan melalui pembelajarn masa lalu untuk pengembangan dan keberlangsungan hidup. Tanpa Riset, semua akan berjalan di tempat layaknya roda yang berputar tapi mengambang di udara.

 

 

0 comments:

Post a Comment